Showing posts with label wedding. Show all posts
Showing posts with label wedding. Show all posts
halo haloo..

Sudah hampir satu tahun saya menikah dengan kekasih hati, tapi baru sekarang nih bisa sempet cerita tentang dekorasi pernikahan kami. Sejujurnya.. seperti banyak calon pengantin lainnya, saya pun punya segudang harapan tentang dekorasi pernikahan kami, seperti yang pernah diceritakan di sini.

Namun ternyata tidak semua harapan kita bisa menjadi kenyataan. Banyak hal-hal yang akan menjadi kendala di persiapan pernikahan, dari mulai uang, keinginan pasangan, pendapat keluarga, waktu, dan sebagainya, yang tentunya membuat kita pusing tujuh keliling. Bahkan dari banyak cerita teman atau keluarga, ternyata ada juga lho calon pengantin yang akhirnya ngga jadi nikah gara-gara ribet dan berantem terus saat persiapan pernikahan. Padahal inti dari pernikahan kan bukan di pesta nya yaa.. tapi di akad nikah yang sakral itu dan hari-hari setelah pernikahan.



Kalau kami, dekorasi impian ngga bisa terwujud adalah karena dari sisi ketersediaan dana dan waktu. Ternyata, dekorasi pernikahan yang cantik-cantik di Instagram, Pinterest, situs-situs persiapan pernikahan, foto-foto dari fotografer terkenal, googling, dan sebagainya itu mahal-mahal! Tentunya mahal itu relatif yaa dan harga emang ngga bohong, tapi kalau bagi kami sih sayang banget kalau menghabiskan puluhan juta hanya untuk dekorasi, mendingan buat DP rumah.. Hehehe waktu untuk cari-cari bantuan bikin dekorasi DIY juga udah ngga ada, jadilah akhirnya kami memutuskan untuk pasrah aja, yang penting ada hiasannya, tetap cantik, dan rapi hehe.

Saya pakai dekorasi paketan dari Paramitha Catering. Waktu itu (2014) harga paketnya Rp 10,000,000 dengan fasilitas ini:

  • Dekorasi pelaminan
  • Pelaminan
  • Taman miniatur air mancur depan pelaminan
  • Pohon palem untuk background pelaminan
  • 4 standing flower di pelaminan
  • 6 standing flower di karpet jalan
  • 4 standing ranting & standing stock
  • Pagar ranting untuk background penerima tamu
  • Gazebo kristal untuk di pintu masuk

Bonus:

  • Tempat angpau
  • Tempat souvenir
  • Buku tamu 4 buah
  • Spidol 4 buah
  • Umbul-umbul + Janur
  • Standing foto 4 buah
  • Meja galeri
  • Dekorasi desert, buffet, & VIP
  • Ice carving & ice tray
  • Hiasan kain untuk "photo booth" sederhana

Alhamdulillah banget dapet banyak bonus dan untuk harga segitu sudah lumayan banget hasilnya tidak mengecewakan, rapi, dan cantik. Ini dia foto-foto dekorasinya..












Kalau buat saya, dekorasi dari Paramitha Catering ini paling baik dan rapi dibandingkan dengan catering lain sekelasnya, yang harganya ngga beda-beda jauh. Ada catering yang sedikit lebih murah, tapi standing flower nya lebih sedikit dan kurang rapi. Jadi kita perlu perhatikan juga dari paket katering, kita bisa dapet apa aja dan bagaimana penampilan mereka di pernikahan sebelumnya. Berdasarkan survey kami, untuk dekorasi setingkat di atas catering sekelas ini, harganya udah berbeda 10 juta lho.. Jadi pinter-pinternya kita aja menyesuaikan ketersediaan dana dengan harapan calon pengantin hehe

Oiya, untuk di Gedung PPSDM, Blok M, dekorasinya agak tricky nih, karena bentuk gedungnya memanjang bukan melebar. Nah kalau saya sih waktu itu siasatnya adalah meja makanan buffet yang satu dibuat memanjang, sedangkan yang satu lagi di ruang belakang bentuk bulat kecil, jangan sampai bagian belakang banyak ruang yang ngga terpakai gara-gara meja buffet nya menghabiskan tempat. Kemudian ruang VIP ada di sisi kanan pintu utama.

Beberapa pernikahan di PPSDM menaruh meja tamu di lantai 1, tapi kemarin saya meja tamunya tetap di depan pintu masuk, supaya penerima tamunya juga ngga kasihan di bawah susah ngambil makanan hehe. Selain itu di depan pintu masuk ruangannya, ada ruang kantor gitu yang ngga cantik kalau ngga ditutupin, kita bisa siasatin ini dengan pakai hiasan kain dan meja galeri atau juga bisa photo booth.

Secara teknis, beberapa hari sebelum pernikahan biasanya ada technical meeting dengan penanggung jawab vendor dekorasi. Saat itu, kita bisa minta dibuatkan lay out nya oleh mereka.

Oke deh, selamat berjuang yaa calon-calon pengantin!

Alhamdulillah.. Alhamdulillah.. Alhamdulillah..



Hello, selamat malam,

Saya mau cerita sedikit tentang rias dan busana di hari pernikahan saya dan Mirza. Sejak sebelum memutuskan untuk pakai katering Paramitha di pernikahan kami, saya dan si mas sudah googling tentang sanggar rias rekanan Paramitha. Dari hasil googling, kami merasa kurang sreg dengan sanggar rias yang ada dalam daftar rekanan. Bukan apa-apa, tapi karena saya ngga menemukan baju warna biru yang pas dengan selera saya. Sempat ke salah satu sanggar riasnya, tapi ngga ketemu juga baju yang cocok.

Yaudah jadilah saya googling sanggar rias lain yang harganya ngga jauh beda. Dari hasil googling dan berkelana di berbagai blog persiapan pernikahan, bertemulah saya dengan Sanggar Arabella, punya mbak Welni Oktavia. Dia rekanan katering Amira. Menurut saya, riasannya pas, kreasi kerudungnya juga cantik-cantik banget. Akhirnya saya kontak mbak Welni dan datang ke sanggarnya.

saya dan Mbak Welni yang jago bikin pengantin makin cantiik

Saat datang ke sanggarnya, kami (saya dan si mas) disuguhi oleh album foto yang isinya foto-foto baju pernikahan. Bajunya cantik-cantik banget. Dan di antara kebaya yang dipajang, ada kebaya yang belum jadi berwarna biru. Warnanya cantik sekali! Sesuai dengan bayangan! Bawahannya belum jadi, tapi saya udah naksir berat. Selain kebaya biru yang menarik perhatian saya, ada juga kebaya merah muda dengan aksen hijau mint, yang keren banget dan akhirnya dipakai oleh Dita di pernikahannya (saya ngga kenal Dita sih, tapi waktu persiapan pernikahan sering banget baca blog dia hehe thank you Dita).

Pokoknya menurut saya baju-baju nya Arabella cantik-cantik modern deh! Banyak pilihan! Kata Mbak Welni sih, dia selalu bikin baju baru setiap beberapa bulan, biar ngga bosen. Bahkan meskipun kita pakai baju lama, Mbak Welni akan menambahkan aksen baru dalam kebaya kita. Makanya bikin keliatan beda. Di baju resepsi saya misalnya, aksen pink di leher itu tempelan lho, tapi ngga keliatan kaan.. bikin cantik kaann... uhuuw

Terus kalau kita mau bikin sama dia juga bisa, ada penjahitnya. Bisa bikin buat menjadi milik, bisa juga bikin untuk perdana, yang artinya kita bikin sesuai keinginan kita tetapi nanti bajunya bukan menjadi milik kita alias dikasih ke Arabella. Keuntungan baju perdana adalaah.. kita bisa pakai baju yang belum pernah dipakai pengantin sebelumnya, lebih murah, dan bisa sesuai dengan keinginan kita. Kalau soal harga, silakan tanya Mbak Welni langsung yaa..

rias dan busana akad, juga orang tua pengantin


Setelah mengambil keputusan untuk pakai Sanggar Arabella, kami menghubungi Mbak Shinta Paramitha dan katanya boleh kok kalau saya mau pakai Sanggar Arabella. Saya juga tanya ke Mbak Welni, dia bisa juga sama Paramitha, meskipun bukan rekanan. Dampak dari pakai sanggar di luar rekanan adalah.. harganya biasanya lebih mahal. Kemarin saya dapat lebih mahal 1 juta. Kalau harga rekanan di Paramitha kan 5 juta, harga paket Sanggar Arabella di Amira Katering juga 5 juta. Tapi karena ngga rekanan, akhirnya jadi 6 juta. Ngga papa sih.. Ngga terlalu banyak bedanya.

Daan.. ini dia hasil riasan Mbak Welni dan tim nya yang koperatif, kece-kece, sopan, ramah dengan keluarga-keluarga.

baju akad

baju resepsi

rias dan busana penerima tamu

rias dan busana among tamu, sayang bajunya ada yang agak kebesaran

lagi dirias setelah sah dinikahin Mirza

Kalau buat saya, Sanggar Arabella terbaik lah di kelasnya. Relatif murah (setengah harga dari sanggar rias terkenal), tapi riasannya bagus. Baju juga bagus-bagus. Orangnya enak diajak ngobrol, blak blak an, on-time, dan megang janji. Selain itu kalau ada keinginan-keinginan khusus dari kita juga tinggal dikomunikasikan aja. Saya puas banget!

Semoga sukses terus sanggar Arabella!

Cheers!
Diny
Salah satu cita-cita yang ngga kesampaian di acara pernikahan adalah dari sisi dekorasi. Saya pengen banget dekorasi pernikahan saya DIY ala ala, yang lebih banyak dekorasi dari kertasnya dan bunganya walau sedikit tapi maksimal.

Pelaminannya pakai dekorasi kertas kayak ginii.. uwuwuwww~ Kertas yang belakang itu, bikinnya relatif mudah lho, coba klik link di sumber gambar, atau bisa juga lihat model paper flower, tutorialnya ada di LivingLoving.

(sumber gambar)
Dekorasi tempat makanan, di dominasi pita, kain bermotif, brukat cantik, lolipop warna warnii~

(sumber gambar)
Photo booth pakai rumbai-rumbai kertas, ada tutorialnya juga nih, sila cek link di bawah gambar. Atau bisa juga rumbai kertasnya berbentuk origami burung atau pesawat. So cuute...

(sumber gambar)
Kalau bukan kertas, ya tentu saja, kesukaan saya yang lainnya: kupu-kupu!

Kupu-kupunya bisa dibuat menjadi hand bouquet macam di bawah inii, cantik banget kaaan..

(sumber gambar)
 Atau menjadi hiasan meja, warna-warni pakai kupu-kupu plastik. Lovely..

Hiasan meja, daripada kain kain diuwel-uwel, mendingan kupu-kupu kaan (sumber gambar)
Nah, kalau tadi contoh-contohnya dekorasi pernikahan di luar negeri, ternyata di Indonesia sendiri, ada juga contoh DIY wedding yang keren banget!

Ini dia contohnyaa..

pelaminannya cantik banget kaan, ini lokasinya di panti werdha lho (sumber gambar).
Pintu masuk dari kertas warna-warniiii <3 <3 <3 ini lokasinya di Kebun Raya Bogor lho..
(sumber gambar)

Kemudian buku tamunya pakai cap jempol macam beginiii.. Kalau temen-temen mau pakai model beginian, bisa download di sini ada printable nya. Sayangnyaa ngga disetujui sama calon suami dan panitia pakai cap jempol kayak gini, karena tamu kami banyak orang tua yang rempong dan ngga bakal mau ngecap-ngecap gini. hiks hiks hiks..

Cap jempol! (sumber gambar)

Tapi yang namanya mimpi sama kenyataan, ya beda yah. Ada beberapa hal yang perlu dipikirkan kalau mau dekorasi pernikahan dengan tema DIY.

Tempat pernikahan
Dekorasi pernikahan dengan tema DIY seperti ini paling cocok dipakai untuk pesta pernikahan di tempat yang tidak terlalu besar, misalnya pernikahan di rumah atau taman. Kalau tempatnya outdoor, bagian yang perlu di dekorasi lebih menyebar dan banyak. Kalau di gedung, juga musti pinter-pinter merencanakan pakai dekorasi DIY seperti apa. Nah, kemarin saya nikahan di gedung, indoor, dan udah ada karpetnya.

Waktu
Waktu yang tersedia untuk dekorasi, sangat berkaitan dengan pemilihan tempat. Pernikahan di rumah, bisa H-1 hari kita sudah mulai dekorasi, waktunya cukup panjang. Tapi bila pernikahannya di gedung, biasanya kita hanya punya waktu sekitar 6 jam (mulai dari tengah malam) untuk dekorasi gedung. Kita harus bisa pastikan bahwa semua barang dekorasi (pompom kertas, kain, origami, atau yang lainnya) hanya tinggal diletakkan, jadi kita sudah mencicil buat dekorasi DIY nya dari jauh-jauh hari.

Siapa yang kerjain?
Kalau saya ngerjain sendiri, akan ribet dan bakal mempengaruhi mood hari H. Belom tentu hasilnya seperti yang saya bayangkan. Temen? Bisa sih, tapi siapa aja yang bisa punya waktu banyak dan luang, saya ngga yakin juga ada yang bisa meluangkan waktu demikian banyak untuk dekorasi tempat di H-1 sampai begadang-begadang. Vendor rekanan catering? Vendor rekanan catering saya ngga ada yang biasa ngerjain dekorasi yang ngga umum seperti DIY ini.

Biaya
Biaya yang dikeluarkan untuk dekorasi sangat berkaitan dengan poin di atas, siapa yang kerjain. Kalau temen sendiri dan dikerjain ramai-ramai, tentunya akan jauh lebih murah. Tetapi kalau mau dikerjakan vendor pernikahan, biasanya harganya jauh lebih mahal daripada dekorasi pernikahan standar. Kenapa? Karena mereka biasanya harus beli barang-barang baru (yang sesuai untuk dekorasi DIY). Sekarang ini sudah banyak sih pilihan vendor yang bisa mengerjakan dekorasi pernikahan DIY, yang saya tau contohnya adalah Azka Anggun Art tapi mahal (tergantung standar mahal kita sih). Atau bisa juga kita tanya ke crafter-crafter keren Indonesia, seperti Dreamesh, Kitty, mbak Nike + Miranti dari LivingLoving, atau mbak Ria, mungkin mereka bisa membantu mewudkan pernikahan DIY impian kita.

Jumlah tamu dan konsep pernikahan
Dekorasi DIY menurut saya sangat cocok untuk pesta pernikahan sederhana dengan tamu tidak lebih dari 500 orang. Pesta kecil yang hangat dan pengantin bisa keliling ngga cuma diem aja di pelaminan. Kalau pestanya besar, bisa juga sih tapi dekorasinya musti yang besar-besar juga.

***

Berdasarkan pertimbangan dari poin-poin di atas, akhirnya saya dan Mirza memutuskan untuk ngga bisa pakai dekorasi DIY di pernikahan kami.

Saya akhirnya pakai dekorasi standar pernikahan di Jakarta, seperti taplak meja dirempel-rempel, kain dibuat bervolum, bunga di sudut yang ini dan itu, pelaminan gebyok, karpet merah, dan sebagainya. Hehe soalnya ngga pakai ribet, tinggal pilih warna sama bentuk. Juga ngga pakai mahal, karena sudah paketan sama cateringnya.

Sedih sih, tapi ya mau gimana lagi. Lagian yang penting kan nikahnya, bukan pestanya. Hehe

Buat temen-temen yang masih optimis mau pakai dekorasi DIY, sila berselancar di link sumber gambar yang saya cantumkan di atas dan buka blog-blog crafter. Ada link tutorialnya juga lho..

Semoga bermanfaat!
Undangan pernikahan kami sudah jadiii.. Undangannya baguuss sekalii, saya dan Mirza sangat sukaa..

Desain undangan dibuat oleh teman baiknya Mirza bernama Nisa Rohiema Ishak, kalau tertarik minta dia design monggo googling aja yaa.. :D ini dia designnyaa

ini sampul depannya
Selamat siaangg..

Selamat IdulFitri, mohon maaf lahir dan batinn..

Lebaran kali ini saya di rumah saja, istirahat di rumah santai-santai dan ngga ikutan mudik, soalnya katanya sih kalau calon pengantin ngga baik pergi jauh-jauh..

untuk mengisi liburan lebaran, saya menyiapkan wedding song untuk pernikahan kami yang tinggal 12 hari lagii.. :D saya juga dibantu oleh Dyla, Sisil, Bu Nurul, dan juga teman baru dari Itali namanya Fabio

lagu pernikahan adalah musik atau lagu yang dimainkan/diperdengarkan saat acara pernikahan. Ini salah satu faktor penting yang bisa mempengaruhi mood para undangan (selain tentunya makanan).

sumber gambar: http://goo.gl/fpX2zU
Menurut saya, bagian yang perlu diberi musik pengiring atau lagu pernikahan antara lain saat:

Hai haai semuanyaa.. Gimana kabar Ramadhan kamu? Semoga kita makin giat beribadah dan diberkahi oleh Allah..

Hari ini saya mau cerita tentang katering pernikahan. Bagian paling seru dan menyenangkan! hahaa

Kami sudah memilih katering pernikahan sejak 4 bulan lalu, tapi pertama kali banget cari-cari informasi udah dari akhir tahun lalu. Bahkan sebelum lamaran. hehhee

Tentunya hal pertama yang dilakukan adalah googling dan membuat daftar katering yang ingin dicobain. Ada banyak tips dari saya dalam memilih katering, bisa dilihat disini.

Setelah bergoogling ria dan mengirimkan email ke masing-masing katering, beginilah hasilnya..

Sawargi Catering Services (SCS)
Pertama kali tau katering ini waktu dateng ke nikahan temen SMA. Makanannya enak-enak bangeeeettttt.. tak ada yang mengecewakan, malah bikin pengen makan terus. Dekorasi ngga usah ditanya. Bagus nya ampun ampunan. Bikin pengeen. Malahan waktu nikahan temen saya itu, Tante Lucy sang pemilik katering nyumbang 2 lagu. Baik dan perhatian bangeet :3 

langsung lah ya bawa pulang kartu namanya :D

ini dia Ai, temen yang nikahan pakai katering CSC. Gaunnya super bagus dari Sanggar Diamond (bukan rekanan SCS)

Ini bagian paling menyenangkan dari semua fase persiapan menikah! karenaa... banyak makan gratiss, enak-enak, bisa pilih apapun yang kita mau! uhuuw~

Bukan hanya yang paling menyenangkan, tapi juga sangat penting, karenaa.. katering pernikahan adalah penyumbang pengeluaran terbesar dari keseluruhan biaya pernikahan. Bisa 60 - 70%. Jadi, kita harus pinter-pinter memilihnya.

sumber gambar http://goo.gl/ZRz7v5
Saya punya beberapa tips untuk teman-teman yang lagi kebingungan memilih katering.. Ini diaa...

Jauh di lubuk hati terdalam, kami pengen menikah outdoor, dekorasi cantik penuh bunga-bunga berwarna putih, lalu dihiasi kupu-kupu plastik yang menawan.

oleh karena itu, kami mulai cari-cari tempat kesana kemari sejak akhir tahun lalu

***

Buat teman-teman yang bingung seperti apa susunan acara lamaran, mungkin susunan acara lamaran saya satu setengah bulan lalu, bisa jadi contoh..

Susunan acara ini saya buat dari hasil googling sana sini hehe 
Sebaiknya susunan acara yang kita buat dikoordinasikan dengan para orang tua, agar ada persiapan sebelumnya. Kemudian bila sudah ada persetujuan dari orangtua kedua belah pihak, langsung di print, buat MC dan jaga-jaga kalau lupa. Lalu jangan lupa MC nya dikasih arahan dan penjelasan dulu alur acaranya seperti apa.

di dandanin sahabat tercinta, Labibah Qotrunnada

Dua bulan lagi hari pernikahan tapi baru mau bikin undangan, hahha semangats ya bridezilla! Kuncinya satu.. jangan dibikin pusing, jangan sampe stress, dibawa enjoy aja sambil pacaran seneng-seneng
*calon penganten yang terlalu santai* hahhaa

Tempat
Pusat percetakan undangan pernikahan dan buku yasin-an ada di Pasar Tebet Barat. Pasar ini bisa diakses dengan kendaraan umum Kopaja 68 atau Mikrolet 34, berhenti di depannya persis. Bila naik kendaraan pribadi, dari pancoran ke arah cawang, belok di belokan pertama sebelah KFC gelael, lalu lurus saja, pasar tebet di sebelah kanan jalan. Kalau dari arah Manggarai, bisa belok di jalanan sebelum McD Tebet, lalu lurus saja, pasarnya ada di sebelah kiri jalan.

Pasar Tebet Barat
sumber gambar: http://goo.gl/RFPQxU
Beli apa yaa buat suvenir? Kalau saya pengennya yang "gue banget". Sebagai anak biologi yang berbangga hati, saya pengen banget "green souvenir" alias mendukung perbaikan lingkungan.. ada beberapa pilihan yang terpikirkan oleh saya, antara lain:

Pohon
Seperti biasa, yang pertama saya lakukan adalah googling dan memutuskan dari pilihan-pilihan yang ada. Yang saya temukan ada dua, The Green Couple dan ArdiAnts Project, juga ada rekomendasi dari blog ini.

Dari The Green Couple ada beberapa pilihan 

Gambar sisip 1

Minimax Spider | 5.100 IDR

Bagian yang paling penting dalam mempersiapkan pernikahan adalah urusan administrasi. Saya setuju dengan Mirza, ekspektasi yang selalu ada ketika berurusan dengan pemerintahan adalah sistem birokrasi yang merepotkan, lama, dan pungutan liar (pungli). Tapi mau bagaimana lagi.. ini semua harus dihadapi. hahaa

Semangaat! :D

Berkas yang harus disiapkan:
  • Fotokopi KTP = 5 lembar
  • Fotokopi KK = 5 lembar
  • Materai 6000
  • Pas foto berwarna latar belakang biru:
    • 2 x 3 cm = 4 lembar
    • 4 x 6 cm = 2 lembar
  • Alat tulis
  • Kesabaran

Pencarian cincin dimulai dengan mencari informasi di berbagai blog bridezilla. Kebanyakan calon pengantin ternyata membeli di toko emas terkenal, Toko Mas Kaliem. Toko ini adanya di daerah Blok M. Katanya sih, toko ini memang banyak sekali pilihannya dan memang spesialis cincin kawin, tapi harga di atas rata-rata. Kalau liat dari fotonya sih, emang terlihat besar sekali yah, panjaaaangg. Oleh karena agak jauh dan katanya harga lebih mahal, jadilah saya ngga berkunjung kesana.

Sumber gambar: http://goo.gl/Gh2Qgn
Dekorasi lamaran saya temanya cokelat-putih-batik. Di dekorasi oleh Ibu dan saya.

Hal pertama yang dilakukan adalah merapikan rumah. Rumah di cat warna krem, lemari yang tadinya ada di ruang tamu dipindah ke kamar Abit dan Ibu. Tembok teras dan pintu depan di cat.

Terus pinjam kursi kayu punya tetangga, ada beberapa bangku murid SD, bangku guru, juga ada kursi jawa. Kebetulan tetangga saya bisa bikin furniture, jadi ada stok yang bisa dipinjam di rumahnya.. Alhamdulillah yaah.



Buat dekorasi rumah, saya pengen ada bunga-bunga segar untuk penghias ruangan.

 Ada tiga pilihan tempat beli bunga potong di Jakarta, yaitu Rawa Belong, Cikini, dan Tebet. Rawa Belong ada di deket Tanah Abang kalo ngga salah dari Stasiun Tanah Abang harus naik angkot lagi satu kali. Pasar bunga tebet ada di dekat SMA 26, sedangkan Pasar Kembang Cikini ada di seberang Stasiun Cikini.

Oleh karena saya hanya punya waktu yang sangat terbatas, akhirnya saya memutuskan ke Cikini aja biar dekat dengan stasiun. Ditemani oleh sahabat tercinta, Labibah Qotrunnada.

Pasar Kembang Cikini mudah di akses, tinggal naik kereta turun di Stasiun Cikini, terus belok kiri karena pasar kembang ada di sebelum McDonald. Dari persimpangan jalan itu masih lurus terus, pasarnya ada di ujung jalan. Jumlah tokonya pun tidak banyak, kurang lebih hanya sekitar 25 toko. Kalau memang tidak buru-buru dan punya waktu untuk ke Rawa Belong, sebaiknya langsung saja ke Rawa Belong. Karena ternyata para pedagang bunga di Pasar Kembang Cikini beli bunganya di Rawa Belong. Pasti di Rawa Belong jauh lebih murah dan banyak pilihan.

Biar kece-kece dan bagus dilihat, jadilah saya dan keluarga mau seragaman. Temanya putih-batik.

Kebaya putih beli di bazar waktu itu ada di Margo City.

Kain batik untuk lamaran belinya di Thamrin City (Tamcit). Saya kurang tau ke Thamrin City kalau naik angkutan umum lewat mana, karena kemarin kesana diantar sama Mirza. Di Thamrin City itu ada Cafe Tanamera, jadi si ganteng ngga usah pusing ikutan puter-puter belanja, tinggal nunggu di Tanamera. Kebetulan dia juga kenal sama barista-baristanya.

Thamrin City ini memang pusatnya batik, pilihannya banyak sekali sampai bikin bingung. Dari mulai kain warna pastel sampai kain batik pakem. Dari mulai batik cirebon sampai tenun, batik tulis sampai batik cap, kain ataupun baju panjang, ada semua. Buka dari jam 9 sampai jam 5 sore.

Motif kain saya kompakan sama kemeja Mirza. Beli di Toko Arjuna. Batik yang saya pilih ini batik pakem solo, ciri khasnya adalah warnanya, yaitu cokelat tua dan cokelat muda agak jingga. Harga kainnya Rp 90,000, lebih murah Rp 50,000 dibandingkan kemejanya Mirza. Beginilah jadinya..


Alhamdulillah saya punya teman baik hati yang jago fotografi, namanya Niken Andriani. Seneng rasanya ada Niken yang datang ke acara lamaran saya.. Karena anaknya asik, seru, dan santai hihi kerjanya juga profesional banget, diarahin dengan sabar dan seru, sopan kalau ngajak bicara para sepuh-sepuh, pokoknya oke banget deh! Bahkan dia H-1 ke rumah saya dulu buat cari angle dan siap-siap, tapi sayang rumah saya mati lampu jadi dia ngga bisa berlama-lama deh hehe

Ini ada beberapa fotonyaa
di pojokan rumah sebelum Mirza dan keluarga datang *lipstik kurang ngejreng hihihi*

"sometimes, you just can't have what you want, but it doesn't mean that you can never have it, everything takes place at the right time."

10 Maret 2014

Saya rasa setiap orang punya pernikahan impian, entah itu sederhana atau mewah banget banget. Begitu pun saya dan mirza. Coba saya ceritain pernikahan impian kami ya..

Kami pengennya pernikahan kami sederhana, rapi, semua terencana dengan baik, dan bisa mingle dengan tamu.

Akad nikah nya pagi-pagi, duduk di kursi, soalnya kalo duduk di atas kaki bakal kesemutan hehe


10 Maret 2014

Dengan ini saya menyatakan bahwa sesungguhnya mempersiapkan pernikahan itu seru! Ada deg-degan, semangat, penasaran, kesel, bahagia, bingung, macem-macem deh!

Dan sebenernya persiapan pernikahan seru juga buat diceritain di blog. Banyak calon pengantin yang menggunakannya untuk referensi, juga saling berbagi dan berinteraksi antar calon pengantin. Dari mulai cari tempat, review vendor, cari model kebaya, cari tempat jahit baju, contoh dekorasi, tips and trick, semuanya ada. Cerita-cerita mereka di blog sangat membantu para calon pengantin newbie (misalnya saya).