Hai hai!
Setelah mengalami beberapa sakit yang agak aneh-aneh, sepertinya saya perlu menulis pengalaman sakit ini biar bisa menjadi pembelajaran teman-teman dan diri sendiri.
Pada dasarnya, saya jarang sakit flu atau demam. Tapi begitu sakit, biasanya malah muncul penyakit yang aneh-aneh, hikss :(
okey, mari kita mulai cerita pengalaman sakit yang pertama, yaitu sakit Infeksi Saluran Kemih!
***
Sakit apa sih?
Infeksi saluran kemih (pyelonephritis) umumnya disebabkan oleh bakteri jahat yang menyerang saluran kemih kita. Selain bakteri, bisa juga jamur atau virus yang menyerang (harus cek urin di laboratorium untuk lebih pasti). Bakteri yang paling banyak menyerang adalah Escherichia coli (E. coli), alias bakteri yang banyak di feses. Selain E. coli, ada pula bakteri Klebsiella, Enterobacter, Proteus, Enterococcus, dan Pseudomonas.
Awalnya, bakteri ini menyerang di saluran paling bawah (uretra), paling dekat dengan dunia luar. Namun, lama kelamaan bakteri bisa naik ke atas, kantung kemih atau bahkan ginjal! (liat gambar)
Penyakit ini perlu tindakan medis, karena kalau dibiarkan maka dapat merusak ginjal dan bakteri bisa masuk ke darah lalu menjalar-jalar selalu kian kemari.
Tanda dan Gejala
Kalau sudah sakit sampai ke pinggang, artinya bakteri sudah sampai di ginjal sodara-sodara! Ginjal sudah terserang banyak bakteri jahat! Segera lah ke dokter!
Pencegahan
Setelah mengalami beberapa sakit yang agak aneh-aneh, sepertinya saya perlu menulis pengalaman sakit ini biar bisa menjadi pembelajaran teman-teman dan diri sendiri.
Pada dasarnya, saya jarang sakit flu atau demam. Tapi begitu sakit, biasanya malah muncul penyakit yang aneh-aneh, hikss :(
okey, mari kita mulai cerita pengalaman sakit yang pertama, yaitu sakit Infeksi Saluran Kemih!
***
Sakit apa sih?
Infeksi saluran kemih (pyelonephritis) umumnya disebabkan oleh bakteri jahat yang menyerang saluran kemih kita. Selain bakteri, bisa juga jamur atau virus yang menyerang (harus cek urin di laboratorium untuk lebih pasti). Bakteri yang paling banyak menyerang adalah Escherichia coli (E. coli), alias bakteri yang banyak di feses. Selain E. coli, ada pula bakteri Klebsiella, Enterobacter, Proteus, Enterococcus, dan Pseudomonas.
![]() |
| Escherichia coli (sumber gambar : http://goo.gl/dftL2e) |
Awalnya, bakteri ini menyerang di saluran paling bawah (uretra), paling dekat dengan dunia luar. Namun, lama kelamaan bakteri bisa naik ke atas, kantung kemih atau bahkan ginjal! (liat gambar)
![]() |
| saluran kemih (sumber gambar : http://goo.gl/QB9jmZ) |
Penyakit ini perlu tindakan medis, karena kalau dibiarkan maka dapat merusak ginjal dan bakteri bisa masuk ke darah lalu menjalar-jalar selalu kian kemari.
Tanda dan Gejala
- Rasa aneh di ujung uretra (ujung saluran pipis) saat mau pipis, perpaduan antara sakit dan panas. Rasa aneh ini muncul dari reaksi bakteri saat terkena urin.
- Susah menahan pipis, sehingga sering pipis
- Sakit perut di kantung kemih atau perut bawah
Kalau sudah ada tanda-tanda ini, sebaiknya kita lebih banyak minum air putih, karena kemungkinan besar kita sudah terkena infeksi. Banyak minum air putih artinya adalah minum air putih 3 liter, kalo ngga bisa ya semampunya aja hehehe (pasien nakal). Bila sakit berlanjut maka akan terasa:
- Sakit tak terhingga di punggung bagian belakang atau pinggang belakang
- Demam
- Katanya sih bahkan bisa ada nanah atau darah di urin (untung saya ngga)
![]() |
| sakit di bagian pinggang belakang sumber gambar: http://goo.gl/BnKbIA |
Pencegahan
- rajin serajin-rajinnya minum air putih
- rajin serajin-rajinnya pipis
- saat membersihkan kelamin, arah tangan adalah dari belakang ke depan bukan sebaliknya
- lap kelamin dengan tisu toilet setelah pipis, agar kelamin tetap kering. Ini dilakukan untuk mengurangi kelembaban, sehingga bakteri tidak mudah berkembang
- makan yang sehat dan olahraga yang rutin, supaya imunitas tubuh tetap terjaga
- jangan mandi berendem dulu, pakai gayung atau shower aja
- buat perempuan yang sering keputihan, segera obati keputihannya. Karena keputihan dapat menyebabkan Infeksi Saluran Kemih berulang
- kalau sudah menikah, langsung minum air putih setelah berhubungan suami istri. Agar bakteri yang mungkin masuk, langsung dikeluarkan
Pengobatan
- minum air putih sebanyak-banyaknya, waktu itu sih saya disuruh minum 3 liter sehari
- antibiotik. Ingat! Antibiotik tidak bisa diminum sembarangan, jadi segera lah ke dokter, biar mereka yang menentukan berapa dosis dan jenis antibiotiknya
- kalau sakit nya sangat sakit biasanya sih dikasih obat penghilang rasa sakit. Tapi cuma boleh diminum saat sakit aja
***
Waktu saya sakit, rasa sakitnya sampe ke pinggang dan semaleman sakit sampe susah jalan :( terus berobat ke Pusat Pelayanan Kesehatan di UI deh, alhamdulillah setelah antibiotik habis (minum obat 5 hari), sudah sembuh dari rasa sakit..
Demikian cerita-cerita dari pengalaman sakit sayaaa!
Oleh karena saya bukan dokter, jadi kalau ada salah-salah mohon dikoreksi yaa..
Bila sakit berlanjut hubungi dokter! wataaaaww!







