Olahraga bagi sebagian orang adalah sesuatu yang sering kali hanya menjadi wacana. Ada aja berbagai alasan yang melintas di otak dan membuat ngga jadi-jadi olahraga. Capek lah, ngga sempat lah, males, ngga ada temennya, susah naruh tas, ngga ada bajunya, apapun deh.

Oleh karena itu, saya mencari solusi gimana cara mengatasi godaan dan rintangan yang menerpa niatan berolahraga. Hihihi terinspirasi dari perbincangan acak saya dengan nana dan sisil, yang dilakukan di lain waktu dan tempat.

International Standard Book Number (ISBN) adalah nomor unik terstandardisasi untuk mengidentifikasi buku. ISBN digunakan untuk setiap edisi dan variasi buku, ebook, buku softcover, buku edisi hardcover. Penggunaan nomor tersebut memungkinkan pemasaran produk yang lebih efisien bagi distributor.
Sejak 1 Januari 2007, ISBN terdiri dari 13 digit nomor dengan format berikut:


Columbia University (Center for Environment,Economy, and Society) dan Universitas Indonesia (Research Center for Climate Change) bersama mengembangkan sebuah program pelatihan bersertifikat Mitigas Perubahan Iklim dan Pembiayaan Hutan Berkelanjutan Inovatif.

 

Program Sertifikat Mitigasi Perubahan Iklim dan Pembiayaan Hutan Berkelanjutan Inovatif ini adalah yang pertama di bidangnya di Indonesia serta menggabungkan ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial, ekonomi, dan bisnis dalam rangka mempersiapkan para profesional untuk terlibat dalam upaya konservasi hutan skala besar. Termasuk untuk mengurangi kehilangan pohon, emisi karbon, penurunan keanekaragaman hayati, serta meningkatkan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang tinggal di dalam dan sekitar hutan. Program sertifikat yang terdiri dari delapan kursus ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dasar dan keterampilan yang diperlukan untuk mengawasi dan atau berpartisipasi dalam proyek pengurangan deforestasi dan degradasi hutan di Indonesia. Meskipun para pengembang kurikulum berkomitmen untuk menggunakan The Rainforest StandardTM(RFSTM) sebagai mekanisme untuk mengurangi emisi karbon dari konversi hutan, namun kursus dan training ini lebih umum dan berlaku untuk semua jenis proyek konservasi hutan yang melibatkan kredit karbon atau intensif keuangan lainnya.

Sebagai teman akhir pekan yang damai, saya meminjam novel berjudul Restart karya Nina Ardianti dari adik perempuan saya.


(hati-hati spoiler) Novel ini bercerita tentang seorang perempuan bernama Syiana yang patah hati akibat diselingkuhin pacar yang sudah bersama dia sekitar 3,5 tahun. Syiana yang sedang gundah gulana tetiba bertemu Febrian, seorang musisi ternama yang tengah naik daun. Lalu mereka saling jatuh cinta lalu patah hati lalu jatuh cinta lagi. Selama itupun Syiana selalu ditemani oleh sahabatnya Edyta, dan juga rekan satu kubikel di tempat kerjanya, yaitu Aulia.

“Pulang adalah sebuah drama keluarga, persahabatan, cinta, dan pengkhianatan berlatar belakang tiga peristiwa bersejarah: Indonesia 30 September 1965, Prancis Mei 1968, dan Indonesia Mei 1998.”

Begitu yang tertulis di sampul belakang buku ini. Tulisan yang baru saya baca di dalam angkutan kota menuju rumah, dalam perjalanan pulang dari toko buku Gramedia Depok, Jawa Barat. Sesungguhnya saat itu saya tak ada rencana membeli buku, hanya mengantarkan rekan kerja saya, Mba Maya, yang ingin membeli sesuatu. Eh tetiba teringat buku yang direkomendasikan sahabat saya, Nindia, buku ini.


Pulang bercerita tentang Dimas, dan tiga kawannya – Nugroho, Tjai, dan Risjaf -- yang terjebak di Paris, tak bisa pulang ke Indonesia karena status mereka sebagai eks tahanan politik (tapol). Mereka dihantui rasa bersalah karena teman-teman mereka di Indonesia diburu, diculik, disiksa, dan dirampas hak nya oleh pemerintah. Keluarganya pun diintrograsi terus menerus, tertekan secara fisik dan mental, termasuk Surti, mantan kekasih Dimas sekaligus istri dari Hananto. Pada akhirnya Lintang, anak dari perkawinan Dimas dengan Vivienne membuka masa lalu ayahnya, serta menjadi saksi pada salah satu peristiwa penting di negeri ini, kerusuhan Mei 1998.  

Yang saya suka dari novel ini adalah latar belakang peristiwa, lokasi, dan waktu diupayakan sesuai dengan sejarah. Saya pikir, novel ini akan saya rekomendasikan untuk dibaca oleh anak saya kelak saat ia belajar tentang Gerakan 10 September, Tragedi Trisakti, dan kerusuhan Mei 1998 di sekolahnya. Karena membaca novel ini rasanya jauh lebih menyenangkan daripada baca buku sekolah yang kaku dan taktis. Selain itu, novel ini juga mengisahkan drama percintaan yang seru, walau agak-agak frontal dan mengumbar hidup bebas.

Bagi saya yang lahir pada tahun 1990an, novel ini mampu membawa masuk ke dalam masa silam. Membuat saya membayangkan seperti apa yang terjadi pada masa itu. Saya belum lahir pada peristiwa di September 1965 dan Mei 1968, serta masih duduk di sekolah dasar saat Peristiwa Mei 1998 terjadi. Sekitar bulan Mei 1998, sempat saya dan teman-teman menyaksikan demonstrasi besar melalui lantai atas rumah guru les bahasa inggris, yang berada tepat di seberang gedung DPR RI. Saat itu saya belum mengerti apa yang sedang terjadi di negeri ini. Yang saya tau hanyalah banyak sekali demonstran di pekarangan Gedung DPR RI, di jalan tol arah slipi itu, dan duduk di atas gedung. Saya juga melihat asap yang banyak berkabutan di antara para demonstran. Kata ibu, namanya gas air mata. Katanya, mata kita bisa sangat perih bila terkena asap dari gas itu, tentara dan polisi menggunakannya untuk menghalau demonstran.

pendudukan Gedung DPR RI, Mei 1998
Sumber gambar : http://goo.gl/k5gt8e

Setelah saya pulang dari les bahasa inggris, saya melihat para demonstran yang lewat dan masuk ke dalam komplek perumahan guru les bahasa inggris saya, di Pejompongan, Jakarta Pusat. Saya pun segera memacu sepeda lebih cepat, agar lekas sampai di rumah nenek. Para demonstran yang saya lihat saat itu menyeramkan, mereka membawa spanduk-spanduk, bendera bertuliskan entah apa, sering berteriak-teriak, dan mencorengkan wajahnya dengan sesuatu berwarna putih. Belakangan saya tau itu odol yang digunakan untuk mengurangi efek gas air mata.

Pada masa itu pula saya sadar bahwa sedang terjadi peristiwa yang menyeramkan di negeri ini. Sekolah saya ada di daerah Pejompongan sedangkan rumah saya di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Setiap hari, setelah saya selesai les, kami (ibu, bapak, saya, kakak, dan adik saya) pulang ke rumah. Beberapa kali kami tidak bisa pulang karena banyak sekali demonstran dan tentara di jalan. Di dekat DPR RI dan Jalan Semanggi. Bahkan kabarnya ada baku tembak di daerah itu, ibu dan bapak sering sekali menyaksikan berita tentang ini di televisi.

Novel Pulang mengingatkan saya pada masa itu. Juga pada buku yang saya baca saat duduk di bangku SMP, berjudul Kunang-Kunang Kebenaran di Langit Malam. Buku yang ditulis oleh anak-anak para jenderal yang menjadi korban Gerakan 30 September, tentang ayah mereka yang diculik dan dibunuh di depan mata mereka oleh pasukan yang mengaku suruhan panglima tertinggi. Juga teringat pada pementasan Papermoon Puppet Theater dalam karya berjudul Mwatirika. Mirza membuat resensi yang bagus tentang pementasan itu.


Kisah-kisah pilu tentang orang-orang yang menjadi korban suatu masa. Korban kekuasaan, korban kekuatan yang terlalu memaksakan keinginan. Dan sekali lagi menyadarkan bahwa pembungkaman orang-orang yang berani menyuarakan kebenaran dan melawan penguasa adalah hal yang umum di nusantara.
Hai hai!

Setelah mengalami beberapa sakit yang agak aneh-aneh, sepertinya saya perlu menulis pengalaman sakit ini biar bisa menjadi pembelajaran teman-teman dan diri sendiri.

Pada dasarnya, saya jarang sakit flu atau demam. Tapi begitu sakit, biasanya malah muncul penyakit yang aneh-aneh, hikss :(

okey, mari kita mulai cerita pengalaman sakit yang pertama, yaitu sakit Infeksi Saluran Kemih!

***

Sakit apa sih?

Infeksi saluran kemih (pyelonephritis) umumnya disebabkan oleh bakteri jahat yang menyerang saluran kemih kita. Selain bakteri, bisa juga jamur atau virus yang menyerang (harus cek urin di laboratorium untuk lebih pasti). Bakteri yang paling banyak menyerang adalah Escherichia coli (E. coli), alias bakteri yang banyak di feses. Selain E. coli, ada pula bakteri Klebsiella, Enterobacter, Proteus, Enterococcus, dan Pseudomonas.
Escherichia coli
(sumber gambar : http://goo.gl/dftL2e)

Awalnya, bakteri ini menyerang di saluran paling bawah (uretra), paling dekat dengan dunia luar. Namun, lama kelamaan bakteri bisa naik ke atas, kantung kemih atau bahkan ginjal! (liat gambar)

saluran kemih (sumber gambar : http://goo.gl/QB9jmZ)

Penyakit ini perlu tindakan medis, karena kalau dibiarkan maka dapat merusak ginjal dan bakteri bisa masuk ke darah lalu menjalar-jalar selalu kian kemari.

Tanda dan Gejala

  • Rasa aneh di ujung uretra (ujung saluran pipis) saat mau pipis, perpaduan antara sakit dan panas. Rasa aneh ini muncul dari reaksi bakteri saat terkena urin.
  • Susah menahan pipis, sehingga sering pipis
  • Sakit perut di kantung kemih atau perut bawah
Kalau sudah ada tanda-tanda ini, sebaiknya kita lebih banyak minum air putih, karena kemungkinan besar kita sudah terkena infeksi. Banyak minum air putih artinya adalah minum air putih 3 liter, kalo ngga bisa ya semampunya aja hehehe (pasien nakal). Bila sakit berlanjut maka akan terasa:

  • Sakit tak terhingga di punggung bagian belakang atau pinggang belakang
  • Demam
  • Katanya sih bahkan bisa ada nanah atau darah di urin (untung saya ngga)
sakit di bagian pinggang belakang
sumber gambar: http://goo.gl/BnKbIA
Kalau sudah sakit sampai ke pinggang, artinya bakteri sudah sampai di ginjal sodara-sodara! Ginjal sudah terserang banyak bakteri jahat! Segera lah ke dokter!

Pencegahan
  • rajin serajin-rajinnya minum air putih
  • rajin serajin-rajinnya pipis
  • saat membersihkan kelamin, arah tangan adalah dari belakang ke depan bukan sebaliknya
  • lap kelamin dengan tisu toilet setelah pipis, agar kelamin tetap kering. Ini dilakukan untuk mengurangi kelembaban, sehingga bakteri tidak mudah berkembang
  • makan yang sehat dan olahraga yang rutin, supaya imunitas tubuh tetap terjaga
  • jangan mandi berendem dulu, pakai gayung atau shower aja
  • buat perempuan yang sering keputihan, segera obati keputihannya. Karena keputihan dapat menyebabkan Infeksi Saluran Kemih berulang
  • kalau sudah menikah, langsung minum air putih setelah berhubungan suami istri. Agar bakteri yang mungkin masuk, langsung dikeluarkan
Pengobatan
  • minum air putih sebanyak-banyaknya, waktu itu sih saya disuruh minum 3 liter sehari
  • antibiotik. Ingat! Antibiotik tidak bisa diminum sembarangan, jadi segera lah ke dokter, biar mereka yang menentukan berapa dosis dan jenis antibiotiknya
  • kalau sakit nya sangat sakit biasanya sih dikasih obat penghilang rasa sakit. Tapi cuma boleh diminum saat sakit aja

***

Waktu saya sakit, rasa sakitnya sampe ke pinggang dan semaleman sakit sampe susah jalan :( terus berobat ke Pusat Pelayanan Kesehatan di UI deh, alhamdulillah setelah antibiotik habis (minum obat 5 hari), sudah sembuh dari rasa sakit..

Demikian cerita-cerita dari pengalaman sakit sayaaa!
Oleh karena saya bukan dokter, jadi kalau ada salah-salah mohon dikoreksi yaa..
Bila sakit berlanjut hubungi dokter! wataaaaww!


" dukun kata telah meneluh rasa
dengan matera:
mukamukamukamukamukamukamukamukamu
mukamukamukamukamukamukamukamukamu
mukamukamukamukamukamukamukamukamu"
***

Keterangan gambar:
kiri atas : pertama kali foto berdua setelah pacaran, di Museum Nasional
kanan atas : Mirza Adrian dan kesukaannya minum kopi, di salah satu kedai kopi di bilangan Kemang
kiri bawah : Mirza Adrian dan kesukaannya membaca buku, di salah satu kedai kopi di Bandung, Cokotetra

dari tiga gambar tersebut yang mirip mirza kayaknya cuma yang kanan atas hehe
maafkan, yang penting niatnya yahh :')

***
Love is a friendship set to music. (Joseph Campbell)

Salah satu kegiatan saya di hari minggu adalah main sama anak-anak Dreamdelion. Seperti yang waktu itu saya ceritakan di sini, sejak beberapa bulan lalu saya bergabung dengan Dreamdelion. Tadinya saya masuk dalam tim Manggarai Berkarakter, yaitu bertugas untuk membentuk karakter ibu-ibu di Manggarai. Tetapi karena seringkali tugasnya tumpang tindih dengan tim lain, maka Manggarai Karakter diubah menjadi Dreamdelion Kreatif. Sebagai tim Dreamdelion Kreatif, kami bertugas untuk menjadi pelatih dalam pelatihan kerajinan tangan dan mengelola lokasi Dreamdelion yang baru yaitu di Manggrai RW 12.


Dreamdelion Kreatif telah dua kali menjalankan program Craft Class di sekitar kampus Universitas Indonesia (UI), tepatnya di taman lingkar perpustakaan pusat UI. Di pertemuan pertama, kami membuat gantungan kunci yang terbuat dari benang wool dan kertas bekas. Di pertemuan kedua kami membuat tempat pensil yang terbuat dari kain perca.
kerjaan saya sama si Eru kalau lagi kuliah atau rapat adalah ngobrol via kertas!

isi ngobrolnya sih macem-macem, bisa tentang kerjaan, bisa tentang kerjaan, makanan, pacar, gosip, dan segalanya haha

kali ini kami ngobrolnya via kertas tissu, soalnya adanya itu.



entar kalo dia udah kuliah di negeri orang pasti kangen deh chit chat ngga penting kayak ginian hahaha
Salah satu cita-cita saya adalah menjadi guru TK! yup! soalnya bermain dengan anak-anak sungguh sangat menyenangkan dan membahagiakan. Kita selalu senyum, senang, bernyanyi, menari, tertawa, dan sejuta kegiatan positif lainnya.

Sayangnya, berhubung saya lebih suka berkarir menjadi saintis, jadilah saya belum bisa menjadi guru TK. Namun demikian, selalu ada jalan mencapai cita-cita! dan tahun ini mulailah saya mewujudkan cita-cita saya!

Sampai saat ini, perwujudan cita-cita ini belum menjadi guru TK sih.. cuma ngurusin anak-anak aja hehehe

berikut adalah 2 kegiatan seru-seruan saya dalam mengurusi bocah-bocah kecil yang sangat menyenangkan!