Biar kece-kece
dan bagus dilihat, jadilah saya dan keluarga mau seragaman. Temanya
putih-batik.
Kebaya putih beli
di bazar waktu itu ada di Margo City.
Kain batik untuk
lamaran belinya di Thamrin City (Tamcit). Saya kurang tau ke Thamrin City kalau
naik angkutan umum lewat mana, karena kemarin kesana diantar sama Mirza. Di
Thamrin City itu ada Cafe Tanamera, jadi si ganteng ngga usah pusing ikutan
puter-puter belanja, tinggal nunggu di Tanamera. Kebetulan dia juga kenal sama
barista-baristanya.
Thamrin City ini
memang pusatnya batik, pilihannya banyak sekali sampai bikin bingung. Dari
mulai kain warna pastel sampai kain batik pakem. Dari mulai batik cirebon
sampai tenun, batik tulis sampai batik cap, kain ataupun baju panjang, ada
semua. Buka dari jam 9 sampai jam 5 sore.
Motif kain saya
kompakan sama kemeja Mirza. Beli di Toko Arjuna. Batik yang saya pilih ini batik
pakem solo, ciri khasnya adalah warnanya, yaitu cokelat tua dan cokelat muda
agak jingga. Harga kainnya Rp 90,000, lebih murah Rp 50,000 dibandingkan
kemejanya Mirza. Beginilah jadinya..